Tinggi Dianjung,Besar Dilambuk.
Kebesaran seseorang karena dimuliakan/bantuan orang lain.
Anjur Surut Bagai Tak Tertanam.
Melakukan pekerjaan dengan tipu muslihat.
Baru Dianjur Sudah Bertarung.
Baru mau melakukan suatu pekerjaan,telah lebih dulu mendapat rintangan.
Disisih Bagai Antah.
Tidak Dibolehkan untuk ikut serta.
Tiada Tahu Antah Dikunyah,Tak Tahu Batu Kan Menarung.
Tidak ada kesusahan ,karena tidak arif.
Tiada Terpisah Antah Dengan Beras.
Orang yang dapat dibedakan mana kawan dan mana lawan.
Bersisih Antah Dengan Beras.
Merasa asing orang yang rendah dan orang yang tinggi pangkat derajatnya.
Antah Berkumpul Sama Antah,Beras Berkumpul Sama Beras.
Stiap manusia akan mencari teman yang setingkat,sederajat dan sekedudukan
dengannya agar mudah bergaul.
Antah Patah Lesung Hilang.
Orang yang mendapat musibah/kemalangan terus menerus.
Canggung Seperti Antan Dicungkilkan Duri.
Perihal melakukan pekerjaan yang sis-sia saja.
Tertelingkuh Antan di Lesung ,Ayam yang Kenyang.
Jika sesama saudara berselisih,hanya orang lain lah yang mendapat keuntungan.
Sudah Terantuk Baru Tengadah.
Baru teringat sesudah mendapat bencana .
Api Kecil Baik Padam.
suatu kejahatan harus diberantas sejak kecil,sebab kalau sudah
besar nanti susah mengatasinya.
Bagaikan Api Dalam Sekam.
Kejahatan yang tidak tampak karena dirahasiakan.
Api Padam Puntung Berasap.
Perkara yang telah putus,tapi timbul lagi.
Bagaikan Meniup Api Diatas Air.
Seseorang yang telah dekat dengan mara bahaya.
Bagai Api Dengan Asap.
Persahabtan yang tak dapat dipisahkan,karena sudah akrab.
Api Makan Sekam.
Melakukan sesuatu dengan sembunyi-sembunyi,sehingga kejahatannya tidak tampak .
Semangatnya Berapi-api.
Semangat atau Kemauan yang meluap-luap.
Bagaikan Api Makan Ilalang Kering,Tiada Dapat Dipadamkan Lagi.
Orang yang lemah tidak berdaya menghadapi bencana yang menimpa dirinya.
Bergantung Tiada Bertali,Bersalai Tiada Api.
Wanita yang ditinggalkan oleh suaminya,tanpa diberi nafkah
tapi tak diceraikan juga.