Air yang Tenang Menghanyutkan.
Orang yang pendiam biasanya memiliki banyak pengetahuan.

illustrasi2

Hendak Air Air Pancuran Terbit,hendak Ulam Pucuk Menjulai.
Mendapat sesuatu melebihi dari yang diinginkan/diharapkan.

Terseberang Pada Air Pasang.
Terpelihara dan selamat dari bahaya yang besar atau bahaya maut.

Air Susu Dibalas dengan Air Tuba.
Kebaikan hanya dibalas dengan kejahatan.

Bagai Air Di daun Keladi.
Pengetahuan tidak akan berguna kepada orang yang tidak membutuhkan.

Air Di tulang Bubungan,Turunnya ke Cucuran Atap.
sKelakuan orang tua ,biasanya menurun ke anak-anak nya juga.

Air Dingin Juga Yang Dapat Mendinginkan Api.
Kelemah-lembutan dapat melunakkan hati yang keras.

Airpun Ada Pasang Surutnya.
Keadaan manusia tiada tetap .(kadang kala senang ataupun susah)

Menjilat Air Ludah.
Tak tahu malu,Meminta kembali barang yang telah diberikan.

illustrasi1

Tambah Air Tambah Sagu.
Tambah banyak permintaannya ,bertambah pula biayanya.
Bila bertumbuh anak,Akan bertambah pula rejekinya.

Ada Air Ada Ikan
Dimana kita berdiam diri,Disitu kita akan mendapat rejeki nya.

Bagaikan Air Didaun Talas.
Orang yang mempunyai pendirian tidak tetap.(Selalu berubah-ubah.)

Bagaikan Menuang Secawan Tawar ke Laut.
Sia-sia memberikan sesuatu yang kecil(tak berharga) kepada orang kaya.

Bermain Air Basah,Bermain Api Letup.
Setiap pekerjaan pasti ada untung-ruginya.

Air Jernih Ikan nya Jinak.
Semua serba menyenangkan ibarat sebuah negeri /daerah yang penduduknya,ramah,hidup tenteram dan makmur.

Bagaikan Air Didalam Kolam.
Orang yang tenang dalam pembawaan nya namun berilmu.

Air Orang Disauk,Ranting Orang Dipatah,Adat Orang Diturut.
Hendaklah kita menurut adat istiadat negeri yang kita tempati.